• MA MAMBAUL ULUM DAGAN
  • BISA (Beriman, Inovatif, Santun, dan Aktif)

MENIKAHLAH, MAKA ENGKAU AKAN KAYA (Tapi kok Banyak Perceraian Karena Faktor Ekonomi?)

Ada janji yang dihamparkan dalam kitab suci: menikah membawa kecukupan. Sebuah kepastian dari Yang Maha Memberi, yang diabadikan dalam ayat-ayat yang tak lekang waktu. Tapi janji, seperti kata penyair tua, kadang berhadapan dengan kenyataan yang lebih muram. Maka, kita bertanya: jika menikah menjanjikan kelimpahan, mengapa justru banyak rumah tangga yang karam dalam kemiskinan?

Ekonomi rumah tangga, seperti bahtera di tengah samudera, memerlukan dua pasang tangan yang cekatan. Dua kepala yang berpikir dan dua hati yang bersabar. Tetapi laut tak selalu tenang. Ada badai utang, ada gelombang tuntutan sosial. Ada keinginan-keinginan yang lahir dari mimpi yang terlalu tinggi. Pada akhirnya, kapal itu goyah, dan sering kali membuatnya karam. Apakah salah menikah? Ataukah manusia yang tak siap berlayar?

Barangkali, kekayaan yang dijanjikan bukan semata dalam angka di rekening, melainkan dalam makna yang lebih luas, yang tak pernah terlintas dibenak manusia. Sebab rezeki, kata orang bijak, bukan hanya soal uang, kekayaan, dan gelimangan harta, tapi juga kesabaran, rasa syukur, kesehatan dan ketentraman hati. Manusia, dalam kebiasaannya, kerap menakar segalanya dalam angka. Dan angka, seperti ilusi di padang pasir, selalu terasa kurang.

 

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Allah Ta’ala berfirman, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. An-Nuur: 32)

 

Mereka yang memasuki pernikahan dengan bayangan romansa abadi sering lupa bahwa cinta juga butuh pengelolaan. Gaya hidup yang terlanjur tinggi, ekspektasi sosial yang menghimpit, dan ketidaksiapan untuk berbagi susah sering kali menjadi api kecil yang membakar rumah tangga dari dalam. Maka, yang tersisa hanya puing-puing: perceraian yang tercatat di statistik, angka-angka yang dingin tanpa kisah di baliknya.

Ekonomi, pada akhirnya, adalah soal kelapangan hati. Ada rumah tangga yang tetap berdiri meski diterpa badai. Ada yang runtuh hanya karena rintik-rintik gerimis kecil. Perbedaannya ada di cara mereka memandang kekayaan: apakah sebagai tumpukan harta, atau sebagai pemberian-Nya yang kadang berupa kebahagiaan, ketentraman hati, dan kesabaran dalam menjalani kehidupan.

 

ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻏْﻨَﻰ ﻭَﺃَﻗْﻨَﻰ

dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan.” (QS. An-Najm : 48)

 

dari firman-Nya kita menyadari satu hal, sesungguhnya tidak ada hamba yang miskin, karena lawan kata dari kekayaan adalah kecukupan, bukan kemiskinan seperti yang kita ketahui selama ini.

Maka, menikahlah. Karena menikah memang menjadikanmu kaya. Kaya dalam cara yang mungkin tak bisa dihitung, tetapi bisa dirasakan. Tapi jika engkau berharap menikah hanya untuk selamanya lapang, barangkali engkau sedang membaca janji Tuhan dengan kacamata manusia yang terlalu sempit.

 

Penulis: Rul E Riea

Sumber: Diolah ulang dari berbagai situs media dan karya tulis ilmiah

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Lima Hal yang Wajib Dilaksanakan saat Ibadah Haji

Haji merupakan ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam yang memiliki kemampuan. Dalam melaksanakan ibadah haji, menurut Madzhab Imam Syafi’i, ada lima hal yang wajib di

21/07/2023 00:58 - Oleh Administrator - Dilihat 405 kali
Bacaan Do'a Istighotsah

Berikut ini adalah doa-doa yang dibaca dalam istighotsah, sebagaimana dalam buku “Panduan Praktis Istighotsah” oleh Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU):&nbs

21/07/2023 00:57 - Oleh Administrator - Dilihat 538 kali
Tata Cara Wudhu Lengkap: Niat, Teknis dan Doanya

Wudhu atau bersuci dari hadat kecil merupakan syarat sah shalat. Tanpa bersuci dari hadats kecil, shalat yang dilakukan dalam situasi normal (bukan rukhsah) tidak sah karena tidak

21/07/2023 00:54 - Oleh Administrator - Dilihat 393 kali
Tata Cara Melaksanakan Shalat Jenazah

Hukum shalat jenazah atau sembahyang untuk mayyit Muslim adalah fardlu kifayah. Artinya, wajib dilaksanakan minimal oleh satu orang. Bila secara sengaja sama sekali tak ada yang menunai

21/07/2023 00:43 - Oleh Administrator - Dilihat 287 kali
Susunan Bacaan Wirid dan Do'a Sesudah Shalat Lima Waktu

"Perumpamaan antara orang yang dzikir pada Tuhannya dan yang tidak, seperti antara orang yang hidup dan yang mati.” Demikian sabda Rasulullah sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari

21/07/2023 00:37 - Oleh Administrator - Dilihat 7360 kali
Tata Cara dan Ketentuan Qashar Shalat

Seseorang yang melakukan bepergian jauh diberi keringanan (rukhsah) dalam tatacara pelaksanaan shalat. Agama memperbolehkan seorang musafir melakukan peringkasan (qashar) dalam shalat b

21/07/2023 00:30 - Oleh Administrator - Dilihat 412 kali
Tata Cara Menjamak Shalat

Di antara rukhshah atau dispensasi yang diberikan kepada mereka yang melakukan perjalanan jauh adalah dengan menjamak dan qashar shalat fardlu. Kendati demikian, ada sejumlah

21/07/2023 00:27 - Oleh Administrator - Dilihat 314 kali
Tata Cara Pelaksanaan Shalat Fardhu Lima Waktu

Dalam karya-karya para ulama kita, terutama yang lumrahnya berbahasa Arab, bila menyebutkan bab shalat, maka yang dimaksud adalah pembahasan tentang shalat fardhu yang dikerjakan lima k

21/07/2023 00:19 - Oleh Administrator - Dilihat 386 kali
Surat Yasin, Susunan Tahlil Singkat, dan Doa Arwah

Surat Yasin biasa dibaca sebelum rangkaian zikir tahlil dimulai. Tetapi pembacaan Surat Yasin diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah. Tulisan berikut ini terdiri atas Surat Al-Fatiha

21/07/2023 00:09 - Oleh Administrator - Dilihat 254 kali
5 Tips Membuat Pembelajaran di Kelas Menjadi Seru dan Menyenangkan

Mengajar di kelas bukanlah hal yang mudah. Selain harus mempersiapkan materi yang sesuai dengan kurikulum, guru juga harus mampu menarik perhatian dan motivasi siswa agar mau belajar de

07/05/2020 05:09 - Oleh Administrator - Dilihat 3638 kali